RSS

My Cerpen Bolang Candika




CANDIKA
          4 Desember 2012 adalah hari paling ngebolang bagi saya bersama 4 teman saya yang baru pernama kali ngebolang bayangkan degan jarak berpuluh-puluh kilometer kami bisa menempuhnya dengan naik mobil :D, sebenarnya sih ber 6 sama aku, tapi sayangnya teman kami yang bernama albert itu lebih mementingkan fitnes, yaudalah, mau diaapain lagi kan kehendak masing-masing.
Dimulai dari sekolah, tiada yang spesial bagi saya dan teman-teman, namun ada sebuah rencana yang mau kami lakukan yaitu ingin mendengar panggilan  pemenag lomba padus yang di selenggarakan oleh pemerintah kota palembang , namun sayangnya, saya sudah berhenti mengikuti paduan suara.
Hal ini, di mulai dengan naik trans musi (busway) hmm karena kami semua tidak tau dimana candika tempat lomba tersebut, padahal teman-teman saya ikut dalam lomba, aneh kan , nah kami bertanya sama pramugara transmusi .“kak stop di candika ya”. Tapi aku lupa bahwa kami harus transit di taspen.
Di sepanjang perjalanan , sibuk buat twitt,”Otw Candika”, trus  “semoga smk juara 1”eh padahal dimana candika itu gak tau . Haha maklum anak update semua ..
Sampailah di taspen tempat transitnya trans musi , jadi kami semua turun, dan menunggu beberapa menit sampai Tm jurusan Km 12 itu datang, karena candika itu berada di kilometer 9. Lagi lagi saya bertanya kepada pramugara trans musi “kak setop di candika ya”?. Pramugara tersebut agak bingung, karena mungkin dia tidak tau tempatnya “oh iya dek “ , bertanya lagi “Candika mana ya dek “ ada temenku menjawab “kalau gak salah di depan rumah sakit mata yang baru di bangun kak “ . “ oh iya”
Di stopkanlah kami di depan rumah sakit yang baru di bangun itu. Ehh tampa berpikir panhang lagi langsung kami masuk di sebuah lorong yang besar, ketika di jalan aku bilang “bener gak jalan ini” temanku bilang “bener” . ehh jalanlah, eh temen yang lain bilang “kayaknya bukan jalan ini deh “ balik lagi di muka lorong. “eh bener deh kagak salah lagi. Jalanlah, di jalan menuju candika kami bilang baru jam 2 bisa hunting dulu nih, karena candika itu tempatnya bagus banget, sedangkan mendengar pengumumannya jam setengah 3
Di lorong ada kakak2  yang sedang menyuci mobil, entah tukang cuci mobil, atau supir mobil, kakak ini genit banget, teman2ku semuanya di goda oleh dia, dia bilang kalau gak salah bener.”tuhkan , berarti ini supir mobil “ hahaa
Tanpa kami hiraukan orang tersebut memanggil kami.
Kami semua kebelet karena melihat ada 5 anjing yang ada di depan kami sambil melihatin kami , tanpa pikir panjang kami semua langsung kabur... eh ajing sialan kami berlima dikejer sama 5 anjing juga. Ngibbbrriittt pokoknya eh, yang lagi nyuci mobil tadi malah ketawa melihat kami berlari2. Kami bilang “kak anter kami nah 1 orang 2000” dia bilang “bukan mobil kakak dek”. Tuhkan bener bukan mobilnya.
Karena salah satu diantara kami yang bernama anto, dia kebelet banget, dan dia kencing di tong sampah sangking kebeletnya .. “nek boyot numpang kencing” . kami ketawa lagi . hahaha
Eh kami mencoba lagi melewati jalan tersebut, kami sudah membawa batu , eh tapi karna mental kami kecil, jadi di kejer lagi, kali ini kami berpencar, tapi sayangnya anjing tersebut tidak mengejar kami sampai jauh . 
Kami pun tak habis pikir kami berteriak semuanya. “wak wak wak anjingnyo wak !!!. ada yang bilang woii wakk anjingnyo “ wak itu tante tapi dalam bahasa palembang .
Sepatah kata pun tidak di keluarkan oleh penghuni rumah tersebut, padahal kami sudah mengeluarkan cukup banyak tenaga untuk memanggilnya. Buset wak ini congean(tuli) kaliya .. bertanya lagi, kali ini kami mengetok sebuah rumah “pak, numpang tanya candika di mana ya “. “di belakang musium ini dek “. Emang kami sekarang ada di samping musium, namun pintu belakang musium ini di tutup. “oh iya makasih ya pak “,” kalau dari sini lewat mana ya pak”,”lurus aja”. Karena kami sudah lelah semua, kami tidak mau memutar balik “lewat jalan ini lagi “, kami langsung telpon teman kami yang pakai motor, kali ini sinyal gak mendukung wahh komplit sudah penderitaan kami
Masih di pendam rasa takut karena si anjing, tampa berpikir panjang saya pun memberanikan diri untuk melewati jalan tersebut dalam perjalanan saya bilang”subhanallah” akhirnya saya lewat juga jalan tersebut. Bilang “yess” .”yuda pawang anjing”.
Selanjutnya teman2 saya pun memberanikan diri walaupun sambil jerit2 ketakutan . akhirnya kami semua melewati jalan yang suraam itu. Kami bertanya kepada bapak2 yang sedang memanen karet, “pak candika disitu ya “. “lulus be dek” “makasih pak”.
Bertemu dengan orang yang mungkin seumuran, namun kaya anak nakal, dia bilang “candika ya “. “iya kak”, “jalan terus, abis tu ke kanan”, ”makasih ya kak “ akhirnya sampai di candika. ketika melihat jam. Eh sudah jam  3 .”beh lantak anjing telat kito”. Hahaha
Eh ada anak smp bilang,”kak dari sma mano?”, kami menjawab “smk xaverius 1 dek “ dia bilang lagi “smk xaverius, juara 1 tadi kak“, “serius dek “ . “iya kak”. Kami semua langsung menjerit wowwwwwwwww ., persis kaya orang gila, belum sampai gerbag candika udah kaya gitu.
Ketemu dengan teman kami satu kelas. “ smk juara 1” kami jerit2 lagi, masuk ke dalam area candika perkemahan , melihat taman2 kami sudah berfoto sambil memegang piala .. langsung kami ikut berfoto sambil ngosngossan . wuhh kami bertanya sama teman yang kami telpon tadi “ngapo kau matike telpon tadi” .”ado polisi depan kami” “kami di kejer anjing tau dak”
Huhh setelah foto2 bareng piala kami pun berfoto lagi dengan suasana di candika yang begitu indah... foto sambil jump . hahaha
5L semuanya ada dan kami langsung pulang, sampai di halte TM aku dan nanda foto lagi, padahalkan di halte:D dasar narsis.

J SELESAI J

Ini foto”  kami jump bareng






Mau  versi cerita dari bolang yang lainnya klik disini
Mau cerpen aku yang lain, klik disini


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar