mau lihat yang pertama, tekan disini
Second
Memulai hidup yang berdekatan dengan
albert, sungguh menyenangkan, hahaha,bagaimana bisa, orangnya yang selalu bikin
ketawa, sudah itu kalau malaes kompakan lagi.. hahaha , clop banget deh pokoknya,
sampai’ nilai ulangan pun selalu sama, padahalkan soalnya selalu beda, bisa di
bilang sehati deh sama orang ini . bay the way waktu duduk sebelah albert ehh
kenalan sama si anto, gak tau gimana cara kenalannya, eh tiba-tiba udah
kenalan,
Saya, anto dan albert selalu
bersama, sampai-sampai, kakak penjual kentang pun akrab sama kami bertiga,
kalau beli di dahulukan, porsinya banyak lagi , “dengan harga kaki lima
porsinya bintang lima” hehehe... kami menyebut diri kami Keluarga Tuings , Tuings
berasal dari teman kami yang bernama lidya, aku gak tau caranya muncul seperti
apa, tapi mengalir aja seperti air. Jadi hangout kemana aja selalu bersama. Hunting
kemana aja selalu bersama , bukan hanya keluarga tuings , teman yang lainnya
pun ikut bersama yang terdiri dari nanda cindy,pupu, vanes, lidya dan keluarga
tuings itu sendiri . kami selalu bersama, sepatu albert rusak, kami ke distro
bersama-sama untuk mencari sepatu yang terbaik bagi teman kami . namanya sahabatkan
harus saling menolongkan , tampah pamrih , ingat ..
Setelah itu gak tau kenapa albert
sama anto punya sebuah konflik, maklum sifat albert ketutup sama kaya aku yang
selalu ketutup, hanya kepada teman’ yang aku percaya aja aku akan curhat, namun
yang lainnya enggak. Setelah mereka punya sebuah konflik pecahlah keluarga
tuings ini, karna aku anggap semuanya teman , jadi aku tidak terlalu memihak
kepada albert, malah aku ingin mereka berdamai lagi seperti dahulu. Tapi di
sini mulai kelihatan sifat siapa yang egois, setelah mendengar cerita dari
albert apa sebab musabab nya , baru aku tahu siapa yang salah. Tapi yang salah
gak mau sadar, dan gak mau minta ,maaf, egois banget kan ?
Udah aku gak malu ngurusi masalah
kalian, aku gak mau ikut campur, tapi saling memaafkan itu kan indah, tapi
tergantung juga sih tingkat kesalahannya kaya gimana, manusia gak selamanya loh
sabar.
Karena aku gak memihak kepada siapa
pun , yang semuanya aku temani , albert mau kesini, aku akan setia mengikutinya
walaupun aku capek, tapi ada batasnya juga , anto pun seperti itu . tak ada teman yang aku bedakan , tapi kalau
sudah ilfil, sifatnya udah keterlaluan egois ya aku akan merambat-rambat
menjauhinya .
Aku masih ingat valintine days ,
Kelas X akkuntansi 1 wajib bawa 1 cokelat yang di bungkus dengan koran , oke
aku sudah bungkus, karena bungkusnya unik , jadi aku gak kasih dulu, karena aku
membawa cokelat itu sebelum harinya, aku dan teman-temanku , yang termasuk 8
orang tadi tanpa albert, ingin silaturahmi kerumah teman kami yang bernama
vanes karna masih merayakan tahun baru imblek , tapi sebelum kami kerumah
vanes, kami mampir di JM , diantara kami ada yang belum memberi kado , jadi masuklah kedalam JM dan mencari-cari
barang yang ada.
Diantara kami ada yang di telpon
oleh mamanya , namanya cindy, yah, namanya anak perawan , dia pulang duluan ,
dan aku dan nanda yang menghantarkannya menyebran,
dan aku menitipkan tasku kepada anto .







0 komentar:
Posting Komentar