RSS

My Cerpen - Catatan Masuk Sekolah

kembali yang pertama klik disini yang kedua klik disini




Third

            Di dalam perjalanan kami, kami menaiki 2 kali mini bus, minibus pertama dari arah perumnas ampera, dan minibus yang kedua, ke arah plaju  . nah di minibus pertama, kami semua membayar ongkos, dan minibus kedua aku lupa membayar ongkos, karena aku tanya sama nanda “ nan ongkosku sudah di bayar”  dia bilang sudah , ehh ternyata yang sudah itu dia, bukan aku, yang definisinya adalah “aku sudah bayar”. Eh berdosanya aku tidak bayar ongkos, tapi gak papalah, itung-itung rezeki yang muncul ketika capek ,.
            Aku heran dengan minibus itu, yang gak mau bayar apa aku, yang gak mau nagih apa minibusnya. Bingung sendiri jadinya, di sepanjang  jalan menuju rumah vanes, yang kami bicarakan hanya itu , dengan saksama kami tertawa, entah menertawakanku atau menertawakan kernet mini bus itu . hahaha ,
            Karena kami melewati perjalannan yang cukup melelahkan , perutpun semuanya bisa di bilang sedang koprol rame-rame ,. Hahaha . di rumah vanes, semua makanan, pempek, roti kering, emping, keripik, cukapun habis tertelan, entah apa yang menjadikan semuanya habis, mungkin piringnya bolong semua .
            Ehh karena ada rumah teman kami yang deket dengan rumah vanes, kebetulan dia juga merayakan hari raya imblek , kami pun pergi silaturahmi juga kerumahnya , eh ternyata lagi-lagi piringnya bolong , dan ibunda dari vani bilang , vani ini pendiam sekali di rumah .. hahaha, mungkin karena sifatku yang jahil, vani sekarang dikenal semua orang karena kepanikannya , hahah . dan wakru di rumah vani kami bilang “ iya tante vani polos banget minta tolong J 
            Di rumah vani, kami mendapatkan sebuah amplop khas dari cina yang biasaya di sebut dengan ampau ,perasaan pun senang walaupun capek, “jadilah buat ongkos naik trans musi”. Yang pulang naik transmusi adalah aku, lidya,pupu,nanda, waktu naik di transmusi, aku sempet keGRan waktu dilihatin sama cewek-cewek yang ada di Trans Musi. Aku biang sama lidya, “lid, kenapa orang itu ngeliatin aku,pasti karena aku kece. Haha” dengan muka gak yakin lidya bilang dak mungkin “
            Di dalam Trans Musi, namanya capek, waktu aku dapet tempat duduk , aku langsung memejamkan mata, karena mataku seperti keluar air, eh disini aku di bilang tidur deh oleh lidya dan nanda, tapi gak apalah, mungkin karena mereka peduli kaliya sama aku .
            Sesampai di rumah , aku memeriksa kembali tasku, eh ternyata aku kehilangan cokelat, aku ingat, sebelum pergi tadi tas aku titip sama anto, aku langsung sms anto, dan menanyakan “ kamu mengambil cokelat di tas aku ya “ . dia menjawab “ tidak” . eh jadi siapa yang mengambil cokelatku, tanpa berpikir panjang lagi aku langsung pergike indomaret untuk membeli cokelat lagi, aku bungkus deh pake koran. Keesokan harinya ketika aku ingin memberi cokelat tersebut kepada anto karena ingin di berikan nomor, ya dari situ aklu marah sekali, karena cokelat yang kemarin ada di tasku sudah ada padanya dengan bungkus yang unik sekali, aku gak mau itu, jadi aku taruh cokelat yang baru aku bungkus itu, dan mengambil cokelat yang lama. Dari siti aku tau sifat asli dari si anto, egois, dan suka membuat malu teman sendiri, keluarga tuings pun menjadi pribadi yang terpisah


Mau liat orang-orang yang ada di dalam cerita pendek saya ini klik disini, semuanya kece-kece lo 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar