TUGAS K3LH
UPAYA
PENANGANAN SAMPAH DAN PENGHIJAUAN
DI
LINGKUNGAN RT 22 RW 06
SEMATANG BORANG
DISUSUN
OLEH:
1. ALBERT (02)
2. PUPU JUNIAR RIYADI (29)
3. VANESYA YULIANTI (38)
4. YUDA PRAWIRA HADI KUSUMA (40)
KELAS :
X AKUNTANSI 1
GURU MATA DIKLAT :PAK
LUKAS PURWAHADI, S. Pd
SMK
XAVERIUS PALEMBANG
TAHUN
AJARAN 2012/2013
Tugas :
1.
Amati lingkungan sekitarmu mengenai penanganan sampah dan penghijauan
2.
Lakukanlah wawancara dengan ketua RT di lingkunganmu mengenai upaya penanganan dan
penghijauan lingkungan
Langkah Kerja:
1.
Susunlah daftar pertanyaan yang akan
diajukan kepada ketua RT di lingkunganmu
2.
Setelah menyusun daftar pertanyaan lakukan
wawancara dengan ketua RT tersebut.
3.
Datangi ketua RT dan tulislah langkah-langkah yang
telah dilakukan masyarakat dalam penanganan sampah dan penghijauan
4.
Tulislah saran yang diperlukan untuk meningkatkan
pengelolaan sampah dan penghijauan
5.
Setelah hasil wawancara didapat, daftar pertanyaan
dan hasil wawancara diketik atau dibuat dalam bentuk Microsoft Power Point
untuk persentasi, dan dalam bentuk Microsoft Word untuk diprint, ditandatangani
dan dicap oleh ketua RT serta dijilid. (Kertas A4, font 12, Times New Roman)
6.
Sertakan juga foto dan video hasil
wawancara untuk bukti otentik.
PROFIL KETUA RT 22
Nama Jelas : MJ. Roin Nedy
Nama panggilan : Pak Roin
Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 28 April 1967
Agama : Islam
Pekerjaan : Ketua RT 22
Alamat : Jalan Betawi Raya II 1401, Lebong Gajah,
Kecamatan Sematang Borang
DAFTAR PERTANYAAN YANG
DIAJUKAN KEPADA
KETUA RT 22
·
Bagaimana
pendapat Bapak tentang lingkungan di daerah sini?
·
Bagaiamana
pendapat Bapak tentang daerah penuh sampah yang telah kami lewati dari SMK
Xaverius hingga kemari?
·
Bagaimana Bapak
dapat menjaga kebersihan lingkungan di sini?
·
Apakah dalam
upaya menjaga kebersihan itu melibatkan warga sekitar?
·
Apakah di daerah
sini pernah terjadi banjir
·
Apakah Bapak memiliki
beberapa program untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama warga sekitar?
·
Apakah Bapak
pernah melaksanakan reboisasi dengan cara menanam tanaman di setiap rumah
warga?
·
Apakah Bapak
pernah mendapati warga yang sedang berusaha merusak lingkungan?
·
Apa hukuman yang
Bapak berikan kepada pelaku tersebut?
·
Bagaimana cara
warga di daerah ini untuk mengolah sampah rumah tangganya masing-masing?
·
Apabila warga
tidak mengolahnya sendiri, maka dikemanakan sampah tersebut?
·
Apabila di
daerah sini terdapat petugas kebersihan, berapa kali petugas tersebut datang
setiap minggunya?
·
Sampah apa yang
mendominasi di lingkungan ini?
·
Dalam bentuk apa
sampah itu?
·
Bagaimana cara
Bapak mengatasi masalah sampah yang banyak tersebut?
·
Apakah Bapak
pernah memberikan penghargaan terhadap warga yang selalu menjaga kebersihan
lingkungan?
·
Apakah Bapak
pernah mendapat penghargaan dari lembaga tertentu?
·
Apakah ada
pemulung yang sering memungut sampah di daerah sini?
·
Apakah warga di
sini memiliki ide kreatif untuk mengelola sampah yang telah dibuang?
·
Apakah ada
kendala dalam menjalankan program yang sedang Bapak jalani?
·
Apakah ada
program kebersihan yang gagal ketika dijalankan?
HASIL WAWANCANCARA
Yuda : Selamat
sore pak. Kami dari SMK Xaverius. Kami ingin
mewawancarai Bapak, dan kami
akan meminta sedikit waktu Bapak, mengenai lingkungan sekitar. Mari, saya akan
membacakan pertanyaan yang pertama. Bagaimana pendapat Bapak tentang lingkungan
di daerah sini?
Pak RT : Bagus
Yuda : Bagus?
Pak RT : Iya,
Bagus.
Yuda :
Namun, dari yang kami lihat, ketika kami berjalan di sekitar sini,
terdapat beberapa sampah.
Bagaiamana pendapat Bapak?
Pak RT : Dan
yang namanya sampah itu ada di sebelah mana?
Yuda : Di
samping SD 121.
Pak RT : Di
samping?
Yuda : SD
121.
Pak RT : Di
sebelah sana?
Yuda : Iya.
Pak RT : Bukan
termasuk wilayah RT 22. Makanya jangan salah itu.
Yuda : Ohh,
tapi kenapa saya mengira itu wilayah RT 22 ya?
Pak RT : Dulunya
begitu, sekarang sudah bergabung dengan RT 23.
Yuda : Ohh
begitu, berarti saya yang salah ya. Terus kalau di deket itu,
pak?
Pak RT : Pak
made?
Yuda :
Dekat yang berjualan air itu pak?
Pak RT :
Yang sebelah mana?
Yuda :
Sebelah..
Pak RT : Yang
kalau kita mau kesana, sebelah mana?
Yuda : Sebelah
kanan
Pak RT : Bukan
kita juga.
Yuda : Berarti
tidak ada sampah ya di sini.
Pak RT : Ayo,
dimana lagi?
Yuda : Hanya
dua tempat itu pak.
Pak RT : Asal
disebut saja. Kalau mau ke sana, di sebelah kanan bukan
wilayah saya.
Yuda : Sebelah
tempat air?
Pak RT :
Bukan, itu wilayah RT 26. Terus
dimana lagi?
Yuda : Dimana
lagi? Berarti tidak ada sampa di daerah sini.
Pak RT :
Yang kedua itu ya? Yang ketiga?
Yuda : Bagaimana
Bapak dapat menjaga kebersihan lingkungan di sini?
Apakah
melibatkan warga sekitar?
Pak RT :
Ya, setiap kali warga, yaitu saya
suruh dan saya himbau
membuang
sampah jangan sembarangan. Ada tempatnya. Ya, ada
tempatnya.
Kecuali kalau tempatnya memang tidak ada. Seperti
kalau
dia mau membuang sampah di gerobak saya, tidak apa apa
itu.
Karena saya berhubungan dengan dinas dan DKK. Apa lagi?
Yuda : Yang
keempat. Apakah di daerah sini pernah terjadi banjir?
Pak RT :
Banjir?
Yuda : Iya.
Pak RT :
Tidak pernah.
Albert : Tidak
pernah terjadi banjir.
Yuda : Apakah
terjadi banjir... ohh, tidak pernah ya. Apakah Bapak
memiliki
beberapa program untuk menjaga kebersihan lingkungan
bersama
warga sekitar?
Pak RT :
Iya. Itu bukan hanya program
kebersihan saja, dari mulai
keamanan,
sesudah itu, kebersihan, sesudah itu masalah remaja
seperti
narkoba, pokoknya banyak ya. Seperti lima macam hal itu
harus
saya jalani. Apa lagi? Selagi saya mampu, saya jawab.
Albert : Apakah
Bapak pernah melaksanakan reboisasi dengan cara
menanam
tanaman di setiap rumah warga?
Pak RT :
Nah, sebagian saya laksanakan.
Sebagian tidak. Sebab apa?
tergantung
dengan yang di atas. Menghimbau di atas dan dia hanya
mampu
sebatas itu, ya sama, saya juga sebatas itu.
Yuda : Yang
dimaksud dengan yang di atas itu siapa pak?
Albert : Peraturan.
Apakah orang itu mampu dan memiliki kemampuan
seperti
ini. Selanjutnya, apakah Bapak pernah mendapati warga
yang
sedang berusaha merusak lingkungan?
Pak RT :
Ohh, iya. Pernah itu. Ada dua puluh
orang kalau tidak salah itu.
Saya
lihat, saya tidak perintah tapi dia tahu bahwa, ohhh ini
kayaknya
bukan ini, ohh ini kayaknya bukan begini.
Albert : Lanjut,
apa hukuman yang Bapak berikan kepada pelaku
tersebut?
Pak RT :
Kenapa?
Yuda : Hukuman.
Pak RT :
Ohh, mudah. Apabila dia mau berurusan
dengan saya, maka akan
saya
persulit. Hanya itu. Hukuman lain tidak.
Albert : Bagaimana
cara warga di daerah ini untuk mengolah sampah
rumah
tangganya masing-masing?
Pak RT :
Nah, dia mempunyai tempat masing-masing
setiap rumah. Ada
yang
mengangkutnya. Yang dinas pengangkut itu ada masing-
masing
itu. Apa lagi?
Albert : Apabila
warga tidak mengolahnya sendiri, maka dikemanakan
sampah
tersebut?
Pak RT :
Nah, itu di kenakan sanksi apakah
dia itu malas atau jorok apa
tidak
mau membayar. Dikenakan sanksi, hanya itu.
Albert : Apabila
di daerah sini terdapat petugas kebersihan, berapa kali
petugas
tersebut datang setiap minggunya?
Pak RT :
Emm, seminggu dua kali.
Yuda : Hmm,
sampah apa yang mendominasi di lingkungan ini?
Pak RT :
Sampah apa yang?
Yuda : Mendominasi.
Pak RT :
Yaa, kalau kita nilai ya banyak ya?
Banyak itu.
Albert : Tapi
dalam bentuk apa sampah itu?
Pak RT :
Ada bentuk seperti, pokoknya itu ada
dua, sebagian sampah
berbentuk
bubuk kayu. Itu ada juga. Mungkin sebagiannya lagi
adalah
sampah rumah tangga. Ya pokoknya dua itu bisa. Terus
apalagi?
Yuda : Bagaimana
cara Bapak mengatasi masalah sampah yang banyak
tersebut?
Pak RT : Sampah yang?
Yuda :
Sampah yang banyak tersebut?
Pak RT :
Ohh, kalau saya melapor ke dinas.
Minta kendaraan untuk
Mengangkut
sampah. Harus habis satu kali. Jadi minta dengan
kepala
dinas DKK.
Yuda : Apakah
Bapak pernah memberikan penghargaan terhadap warga
yang
selalu menjaga kebersihan lingkungan?
Pak RT :
Kalau saya memberikan penghargaan
belum, tetapi memancing
supaya
dia tuh bisa menyenangkan hati mereka. Nah itu saja. Kalau
untuk
memberi penghargaan belum.
Yuda : Apakah
Bapak pernah mendapat penghargaan dari lembaga
tertentu?
Pak RT :
Saya pernah dapat dari P2KP. Ada
yang tahu P2KP?
Albert : Apa
itu?
Pak RT :
PNPM?
Yuda : BMP?
Pak RT :
PNPMMP.
Albert : PNPMMP?
Pak RT :
Iya, dan itu belum kesana. Nanti
sampai dong kesana, itu cerita
saya.
Yakin akan sampai. P2KP, PNPMMP, nanti saya sambung
dan
bisa sampai kesana kalau ketemu dan kamu masih sekolah.
Yuda : Apakah
ada pemulung yang sering memungut sampah di daerah
sini?
Pak RT :
Ohh iya, setiap kali di Kota
Palembang ini, banyak loh ya petugas
seperti
ini, ada bagian yang di jalan, di bagian
kampung-kampung,
ada
yang bagian memakai mobil. Banyak, itu ada petugasnya
masing-masing.
Yuda : Apakah
warga di sini memiliki ide kreatif untuk mengelola sampah
yang
telah dibuang itu, Pak?
Pak RT :
Ada, ada yang sebagian iya, ada yang
sebagian tidak.
Yuda : Apakah
ada kendala dalam menjalankan program yang sedang
Bapak
jalani?
Pak RT :
Tidak.
Yuda : Apakah
ada program kebersihan yang gagal ketika dijalankan?
Pak RT :
Apa?
Yuda : Apakah
ada program kebersihan yang gagal ketika dijalankan?
Pak RT :
Tidak pernah.
Albert : Tidak
pernah? Selalu berhasil?
Pak RT :
Iya.
Albert : Terimakasih
Bapak, atas waktunya.
Pak RT :
Oke, semoga berhasil ya.
Albert : Sekali
lagi, maaf ya Pak telah mengganggu waktu senggang
Bapak.
Pak RT :
Ah, biasa itu. Kalau ketua RT ini
memang harus mengkuti
semuanya.
Albert : Ya,
Pak.
Pak RT :
Baru kamu empat orang. Ada yang
lebih dari kamu. Kadang
kadang
dua puluh orang atau lebih orang yang datang ke sini.
Albert : Lebih
banyak ya Pak?
Pak RT :
Iya. Dari BPKB, dari dinas BPK, dari
hansip, dari mana-mana,
tetapi
yang ditanya hanya RT 22, yang lain tidak.
Albert : Loh?
Pak RT :
Tidak tahu ya, ceritanya kita kan
tidak tahu.
FOTO-FOTO DOKUMENTASI



















1 komentar:
nice.....
Posting Komentar